Menu Sehat untuk Diet yang Efektif

CaraDietPalingCepat.Com, Menu Sehat untuk Diet yang EfektifObesitas atau kegemukan adalah suatu keadaan berat badan yang berlebih yang terutama disebabkan oleh akumulasi lemak tubuh. Di negara-negara barat, kasus kegemukan sangat tinggi, sehingga telah dianggap sebagai epidemi.  Sementara itu, akibat adanya pengaruh faktor lingkungan dan perubahan gaya hidup serta pola makan yang kebarat-baratan di negara sedang berkembang seperti Indonesia, terjadi pula peningkatan kejadian kegemukan yang drastis.

Di Indonesia sendiri, walaupun belum ada penelitian yang baku mengenai kegemukan, akan tetapi peningkatan kejadian kegemukan dapat dijumpai khususnya di kota-kota besar. Dari hasil penelitian epidemiologi di Koja, Jakarta Utara dalam periode sepuluh tahun menunjukkan adanya peningkatan angka berat badan (BB) lebih dan kegemukan (Indeks Massa Tubuh/ IMT e” 25) dari  4,2 menjadi 10,9 % pada pria dan dari 7,1 % menjadi 24,1 % pada wanita.

Angka persentase ini tampaknya hampir mendekati perkiraan BB lebih dan kegemukan pada populasi di Indonesia yaitu BB lebih untuk pria dan wanita 12,8 % dan 30 %, sedangkan obesitas pria 2,5 % dan wanita 5,9 %.

Dari hasil penelitian membuktikan bahwa kegemukan terutama pada lanjut usia (lansia) menimbulkan banyak masalah dan memperbesar risiko seseorang terserang berbagai macam penyakit. Kegemukan juga merupakan penyebab kematian kedua setelah merokok yang harus dicegah.

Menu Sehat untuk Diet yang Efektif
Menu Sehat untuk Diet yang Efektif



Hal-hal yang dapat menyebabkan kegemukan

Penyebab kegemukan tidak terbatas pada kebiasaan makan menu berlemak saja. Ada banyak kebiasaan yang ternyata turut memberi andil dalam meningkatkan berat badan yang bisa berujung dengan obesitas. Beberapa komponen penyebab kegemukan adalah gula dan karbohidrat. Banyak orang belum menyadari jika kedua zat ini dapat memicu lemak di tubuh.

Begadang

Tubuh membutuhkan istirahat minimal 8 jam sehari. Tidur malam kurang dari lima jam setiap malam bisa menyebabkan penimbunan lemak berlebih di tubuh. Sekain itu, jam tidur yang kurang terpenuhi akan mengakibatkan rasa lapar dan nafsu makan meningkat sehingga kegemukan pun akan mudah terjadi.

Makan berlebihan

Orang yang mengalami obesitas biasanya cenderung lebih responsif terhadap isyarat lapar eksternal, seperti rasa dan bau makanan, atau saatnya waktu makan dibanding dengan orang berberat badan normal. Orang yang gemuk cenderung makan bila ia merasa ingin makan, bukan makan pada saat ia lapar. Makan dengan berlebihan inilah yang menyebabkan orang yang mengalami obesitas cenderung sulit untuk melakukan diet.

Pengaruh psikologis

Sebuah pandangan populer bahwa obesitas bermula dari masalah psikologis yang tidak teratasi. Orang-orang gemuk haus akan cinta kasih, seperti anak-anak, makanan dianggap sebagai simbol kasih sayang ibu, atau kelebihan makan adalah sebagai subtitusi untuk pengganti kepuasan lain yang tidak tercapai dalam kehidupannya. Orang gemuk seringkali mengatakan bahwa mereka cenderung makan lebih banyak apa bila mereka tegang atau cemas.

Malas berolahraga

Pada saat kita melakukan aktivitas olahraga, biasanya kalori dan lemak dalam tubuh akan terbakar. Kalori secara tidak langsung mempengaruhi sistem metabolisme basal. Orang yang duduk bekerja seharian akan mengalami penurun metabolisme basal tubuhnya. Olah raga sangat penting dalam penurunan berat badan tidak saja karena dapat membakar kalori, melainkan juga karena dapat membantu mengatur berfungsinya metabolis normal.

Mudah terperdaya dengan makanan berlabel “bebas lemak”

Jangan langsung terperdaya dengan slogan makanan bebas lemak atau rendak lemak. Pasalnya, makanan tersebut hanya menggantikan lemak dengan karbohidrat berkadar rendah.  Karbohidrat mudah sekali dicerna tubuh. Sehingga, orang yang mengonsumsinya mungkin tidak merasa kenyang dan akhirnya mengonsumsi berlebihan.

Berdiet tanpa melibatkan ahli gizi

Keberadaan ahli gizi sebenarnya sangat membantu dalam mengontrol diet. Ia bisa memberikan alternatif makanan yang diperlukan selama berdiet. Uang yang dikeluarkan untuk konsultasi dengan ahli gizi biasanya sebanding dengan hasil berat badan yang diinginkan selama tidak melanggar aturan diet.

Menyukai minuman bersoda

Alasan minuman bersoda mampu menyebabkan obesitas adalah karena kadar gula cukup tinggi yang terkandung di dalamnya. Minum satu atau dua kaleng soda per hari akan meningkatkan risiko obesitas hingga 33%.

Makan dengan terburu-buru.

Orang yang makan terburu-buru menambahkan 66 kalori dalam tubuhnya dibanding yang makan dengan perlahan. Sebab, makanan jadi lebih banyak yang masuk ke perut. Sebenarnya makan sedikit pun bisa merasa kenyang. Otak memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk memberikan sinyal kenyang setelah makanan dikonsumsi.

Kurang mengonsumsi air.

Air dapat membantu proses metabolisme tubuh. Minum enam gelas air per hari dapat mengurangi 50 kalori tubuh. Minum dua gelas air sebelum makan juga bisa mengurangi lemak dalam tubuh.

Penyakit-penyakit yang bisa diakibatkan oleh kegemukan

Banyak orang beranggapan bahwa kegemukan dapat mengurangi kemolekan tubuh, kegemukan juga bisa mengurangi kegesitan gerak badan dan kerap lebih mudah menimbulkan kelelahan. Selain itu kelebihan berat badan menimbulkan beragam gangguan kesehatan.

Kegemukan dapat memperpendek usia

Menurut penelitian, angka kematian pria gemuk 79% blebih tinggi dari pria memiliki berat badan normal. Sedangkan pada wanita, angka kematian wanita gemuk 61% lebih tinggi darpada wanita yang memiliki berat badan normal. Hal ini menunjukkan bahwa kegemukan juga berpengaruh dalam memperpendek rata-rata usia.

Penyakit diabetes mellitus (penyakit gula)

Orang-orang yang menderita obesitas (kegemukan) memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terserang penyakit diabetes milletus (penyakit gula) dibandingkan orang-orang yang memiliki berat badan normal. Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa 6,7% dari dari orang-orang gemuk menderita penyakit diabetes milletus, sedangkan angka prosentase terserang penyakit diabetes milletus pada orang-orang yang memiliki berat badan normal hanya 0.95%.

Penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi)

Penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi) juga berpotensi untuk dialami oleh orang-orang yang menderita obesitas. Menurut para ahli, dalam tubuh orang gemuk biasanya terjadi peningkatan jumlah darah yang beredar sehingga tekanan darah pun akan meningkat.

Penyakit jantung

Penyakit jantung juga sangat beresiko dialami oleh orang-orang yang menderita obesitas. Jenis penyakit jantung yang sering terjadi yaitu aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah). Pada orang-orang yang menderita obesitas, proses kerja jantung akan lebih besar dan dapat menyebabkan pembesaran jantung serta melemahnya nadi.

Kanker

Obesitas juga menjadi pemicu penyakit kanker. Obseitas dapat meningkatkan resiko kanker dalam hubungannya dengan kadar hormon yang tinggi, yang dapat merangsang pertumbuhan sel yang menyebabkan kanker.

Penyakit-penyakit lainnya

Obesitas atau kegemukan juga dapat menyebabkan penyakit-penyakit lainnya seperti kanker, gangguan pernapasan, rematik, varices, penyakit batu empedu, hernia, penyakit kulit di lipatan paha dan payudara serta kelainan haid pada wanita dan kemandulan.

Kegemukan juga sering menyebabkan gangguan dalam aktivitas sehari-hari atau kurang lincah, selain daripada itu, sering mengalami depresi, baik yang datang dari dalam dirinya sendiri maupun dari lingkungannya.

Menu sehat untuk diet

Biasanya, yang menjadi penyebab utama obesitas adalah makanan yang kita konsumsi. Mengonsumsi makanan dengan kalori yang melebihi keperluan tubuh akan membuat berat badan bertambah secara otomatis.

Jika ingin melakukan diet, kita benar-benar harus memperhatikan asupan maka yang kita konsumsi. Diet tidak selalu diartikan dengan mengurangi porsi makan, tapi lebih pada bagaimana kita memilah dan memilih makanan yang bisa menunjang program diet kita dengan tetap memenuhi asupan-asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Menu Sehat untuk Diet
Menu Sehat untuk Diet by http://teratai18.org



Saat diet, kita bisa memilih makanan-makanan yang dapat menimbulkan efek kenyang lebih lama dari makanan lain, sehingga kita tidak akan mencari-cari cemilan untuk mengisi kekosongan perut. Salah memilih cemilan, justru bisa jadi akan membuat program diet yang tengah kita jalani sia-sia.

Selain itu, untuk tetap menjaga asupan nutrisi bagi tubuh, pilihlah makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi, mengandung protein dan lemak sehat serta memiliki kadar air yang tinggi. Jenis-jenis makanan yang seperti ini biasanya juga mengandung vitamin dan mineral yang sangat baik untuk tubuh. Jenis-jenis makanan sehat yang bisa dijadikan pilihan saat kita sedang melakukan diet:

Apel

Buah apel memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Selain mengandung quecertin dan plavanoid yang berfungsi untuk mencegah sel kanker, buah apel juga kaya akan vitamin C dan memiliki kandungan serat yang tinggi untuk memerangi kolesterol. Buah apel ini bisa menjadi salah satu pilihan yang baik untuk dikonsumsi saat diet. Agar mendapatkan lebih banyak manfaat dari buah apel ini, makan apel beserta kulitnya setelah dicuci bersih terlebih.

Kacang Almond

Kacang almond merupakan makanan yang kaya akan serat dan protein. Selain itu, kacang almond juga sangat baik dikonsumsi sebagai sumber vitamin E, magnesium dan zat besi. Konsumsilah kacang almond mentah ataupun yang sudah diolah untuk mendapatkan hasil terbaik. Hindari olahan kacang almond yang sudah dibumbui dengan banyak garam dan diolah dalam bentuk makanan manis, karena akan merusak program diet.

Kacang Merah

Kacang merah memiliki banyak kandungan zat yang sangat baik bagi tubuh seperti serat, protein, zat besi, fosfor, magnesium tinggi, dan sejumlah vitamin serta mineral. Saat diet, kita bisa mengonsumsi kacang merah dengan menambahkannya pada sup atau salad.

Brokoli

Brokoli juga merupakan salah satu makanan yang bisa menjadi pilihan saat menjalankan diet. Brokoli memiliki banyak kandungan zat yang bermanfaat bagi tubuh seperti kalsium, potassium, serta vitamin A dan C. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, jangan memasak brokoli terlalu matang saat mengolahnya.

Ubi

Ubi merupakan jenis makanan yang kaya akan vitamin seperti vitamin A, B, C dan E. Selain itu, ubi juga rendah kalori. Untuk itu mengkonsumsi ubi disarankan ketika sedang menjalani diet, karena selain kaya manfaat, ubi juga memberikan efek kenyang yang lebih lama sehingga dapat menjadi pengganti nasi. Untuk hasil yanhg maksimal, masaklah ubi dengan cara dipanggang.

Telur

Telur aman dikonsumsi saat diet dan bisa menjadi pengganti daging. Selain memberikan efek kenyang lebih lama, kandungan protein tinggi yang terdapat pada telur juga sangat baik untuk memenuhi kebutuhan protein tubuh.

Ikan Salmon

Sebagian besar ikan dan seafood bisa menjadi pilihan sehat pengganti daging. Jenis ikan yang paling bagus untuk diet adalah ikan salmon. Ikan salmon memiliki kandungan protein, asam amino serta omega 3 yang tinggi dan sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, ikan salmon juga rendah kolesterol sehingga dapat mencegah penyakit jantung dan stroke.

Gandum

Gandum juga bisa menjadi salah satu pilihan makanan yang baik untuk diet, selain memberikan efek kenyang yanh lebih lama, gandum juga memiliki banyak kandungan zat yang sangat bermanfaat bagi tubuh seperti vitamin B3, vitamin B1, vitamin E, serat dan zat besi.

Kedelai

Makanan lainnya yang bisa menjadi pilihan saat diet adalah kedelai. Makanan ini biasanya populer di kalangan vegetarian. Selain memberikan efek kenyang lebih lama, kedelai juga banyak mengandung omega 3, kalsium dan zat besi yang baik bagi tubuh. Kedelai bisa dikonsumsi dengan cara dimasak seperti biasa, atau dinikmati dalam bentuk tempe, tahu, dan susu.

Yoghurt

Yoghurt merupakan salah satu jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat diet. Yoghurt memiliki kandungan karbohidrat, protein dan lemak yang mampu menekan rasa lapar dengan menjaga gula darah tetap stabil.

Blueberry

Buah blueberry merupakan jenis makanan yang kaya akan serat, vitamin C dan antioksidan. Selain blueberry, jenis-jenis buah berry lainnya seperti blackberry, redberry atau raspberry juga memiliki khasiat yang sama. Untuk mendapatkan manfaat dari buah blueberry iniu, bisa dengan mengonsumsinya secara langsung saat masih segar atau bisa juga ditambahkan pada yoghurt, salad atau sereal.

Alpukat

Buah alpukat diyakini sebagai penurun berat badan alami terbaik. Untuk itu, mengonsumsi buah alpukat saat diet sangat dianjurkan. Buah alpukat memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

Makanan yang harus dihindari saat diet

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa melakukan diet bukan berarti kita mengurangi porsi makan bahkan tidak makan sama sekali. Diet yang benar adalah memilih menu dengan cerdas, yaitu menu-menu yang memiliki nutrisi yang memang dibutuhkan oleh tubuh dan tidak akan beresiko menjadi timbunan  lemak. Ada beberapa jenis makanan yang menjadi pantangan saat kita melakukan diet. Apa saja jenis makanan tersebut? Ini dia…..

Nasi putih

Nasi putih merupakan salah satu makanan yang harus dikurangi saat diet. Berbeda dengan beras merah, tubuh kita akan memroses secara cepat nasi putih sehingga membuat kadar gula dalam darah meningkat. Setelah makan nasi putih awalnya kita memang merasa berenergi, namun hal ini juga diikuti dengan nafsu makan yang kembali tinggi untuk tetap mempertahankan energi yang sama. Efeknya, biasanya kita ingin lebih sering makan atau ngemil. Untuk itu, kurangilah konsumsi nasi putih saat diet stau hindari sama sekali. Nasi putih ini bisa diganti dengan makanan lainnya seperti betras merah, kentang, ubi dan gandum.

Roti Tawar

Roti tawar juga menjadi salah satu makanan yang sebaiknya dihindari saat diet. Roti tawar adalah jenis makanan yang dapat membuat gula darah dalam tubuh kita bereaksi cepat. Selain itu kecenderungan kita untuk menambahkan selai pada roti tawar ini juga akan mengganggu program diet karena kandungan gula pada selai yang tinggi. Jika ingin makan roti, gantilah roti tawar dengan roti gandum yang lebih rendah karbohidrat.

Manisan buah

Meskipun buah itu bagus, tapi manisan buah menjadi salah satu jenis makanan yang juga harus dihindari saat diet. Manisan buah biasanya dibuat dengan penambahan gula yang banyak. Mengonsumsi terlalu banyak gula akan mebuat tubuh kita mudah gemuk.

Pemanis buatan

Jangan berpikir bahwa mengganti gula dengan pemanis buatan akan membuat program diet kita berhasil. Karena faktanya, menurut penelitian, kandungan zat yang terdapat pada pemanis buatan justru akan membuat berat badan kita semakin bertambah.

Bumbu Salad

Makan salad memang sehat, selama kita mengawasi penggunaan dressing-nya. Sebagian dressing sayangnya justru mengandung lemak dan berkalori tinggi. Untuk itu gantilah dressing dengan minyak zaitun atau vinegar.

Penyedap rasa

Penyedap rasa juga harus dihindari ketika diet. Sebab bukan hanya berpotensi membuat tekanan darah naik, menyantap makanan yang menggunakan penyedap rasa juga biasanya akan membuat hasrat mengemil jadi lebih tinggi dari biasanya.

Mengonsumsi terlalu banyak kecap dan saus tomat

Mengonsumsi kecap dan saus tomat terkesan aman-aman saja. Tetapi saat det, hindari mengonsumsi terlalu banyak kecap dan saus tomat. Kecap sendiri mengandung kadar gula dan garam yang tinggi sedangkan tomat, meskipun mengandung vitamin C yang baik bagi tubuh, saat  diolah menjadi saus, biasanya ada tambahan gula, garam dan bahkan pengawet di dalamnya.

Smoothies

Paduan smoothies antara buah dan sayur memang baik untuk kesehatan karena kandungan vitamin dan mineralnya yang tinggi. Namun,  smoothies juga mengandung kalori yang tinggi, terutama bila diminum bersamaan dengan makanan lainnya.

Jus buah kemasan

Jus buah kemasan juga menjadi salah satu yang harus dihindari ketika diet. meskipun terdengar sehat karena mengandung kata “buah”, istilah yang tepat untuk menggambarkan jus kemasan sebenarnya adalah air gula berperasa. Mengandung kadar gula yang tinggi, pewarna dan tentu saja pengawet.

Camilan rendah kalori

Jangan mudah tertipu dengan label ini. Saat ingin mengemil, pilihlah buah, kacang rebus atau salad dalam porsi kecil. Kebanyakan cemilan jenis ini selain mengandung pengawet juga biasanya memiliki porsi yang terlalu kecil untuk mengenyangkan keinginan mengunyah kita sehingga membuat kita ingin memakannya lagi dan lagi.

Makanan Kaleng

Makanan kaleng biasanya menjadi solusi yang praktis bagi kita yang sibuk. Tapi makanan ini tidak dianjurkan saat kita sedang melakukan diet. Alasan makanan kaleng bertahan lama adalah karena kandungan sodium yang tinggi. Saat kita mengonsumsi makanan dengan kandungan sodium tinggi, tubuh kita akan mengalami kesulitan untuk memberi sinyal kepada tubuh saat tubuh sudah kenyang. Akibatnya, kita cenderung makan lebih banyak dari yang seharusnya.

Minuman bersoda

Minuman bersoda selain tidak baik untuk kesehatan juga dianjurkan untuk dihindari saat diet. menurut penelitian, kandungan zat dalam minuman bersoda mudah membuat tubuh menjadi gemuk.

Tips tambahan untuk menunjang program diet

Tips diet sehat berikut ini tidak akan membuat Anda tersiksa karena harus menahan lapar seharian. Justru jika Anda tidak makan sekali atau hanya makan sekali dalam sehari maka metabolisme tubuh dapat melambat. Akibatnya proses pembakaran lemak juga melambat sehingga beresiko menumpuk lemak lebih besar dalam tubuh.

Banyak orang yang masih keliru mengartikan diet. Sehingga bukan badan yang langsing yang didapatkan, namun justru penyakit yang datang. Berikut ini beberapa tips diet sehat yang baik dan benar untuk membantu menurunkan berat badan dengan cara mudah:

Jangan melupakan sarapan

Meksipun kita sedang melakuka diet, bukan berarti kita mengurangi jam makan sampai tidak sarapan, karena sarapan sangat penting sebagai sumber energi utama. Jika kita melewatkan sarapan, kita justru akan mudah merasa lapar dan akhirnya makan dengan porsi yang lebih banyak bahkan ngemil sembarangan. Saat diet, disarankan untuk menghindari makanan yang berlemak tinggi untuk menu sarapan. Menu sarapan untuk diet bisa menggunakan sereal, oat meal, salad atau setangkup roti gandum panggang yang diisi telur. Nasi dengan kombinasi ikan salmon dan brokoli juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk sarapan.

Sarapan tepat pada waktunya juga penting. Lakukan sarapan lebih awal sekitar jam 7 pagi agar proses pembakaran energi dimulai lebih cepat.

Makanlah sering-sering dengan porsi kecil

Cara terbaik untuk diet bukanlah dengan mengurangi porsi makan atau tidak makan sama sekali. Cara terbaik untuk diet justru dengan lebih sering makan sekitar 5-6b kali sehari tapi dalam porsi yang kecil. Namun, penting memperhatikan asupan makanan yang kita konsumsi. Saat diet, konsumsilah makanan yang rendah lemak dan tinggi protein.

Penuhi kebutuhan nutrisi tubuh

Saat diet, tubuh tetap membutuhkan nutrisi dari lemak dan karbohidrat yang berfungsi membantu transportasi nutrisi ke seluruh jaringan tubuh. Untuk itu, mengonsumsi makanan-makanan yang menganduk lemak dan karbohidrat tetap penting, namun lemak yang dipilih adalah lemak yang baik seperti yang terdapat dalam alpukat dan salmon. Sedangkan untuk karbohidrat, bisa diperoleh dari makanan ber-GI (Glikemik Indeks) rendah seperti ubi, gandum, oat meal dan lainnya sebagai sumber energi untuk beraktivitas.

Menu salad untuk makan siang

Saat diet, makan siang dengan menu salad bisa menjadi pilihan yang tepat. Salad akan membuat tubuh kita tetap terhidrasi karena kandungan air yang tinggi pada buah dan sayur yang terdapat di dalamnya. Selain itu, salad juga mengandung serat yang berfungsi melancarkan sistem pencernaan dan membuang racun dari tubuh.

Jangan melewatkan makan malam

Orang yang sedang diet sering melewatkan makan malam karena makan malam dianggap dapat menimbun lemak dalam tubuh. Padahal makan malam tetap penting karena saat tidur tubuh mmebutuhkan protein untuk memaksimalkan pertumbuhan. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah menghindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi untuk menu makan malam. Kita bisa mengonsumsi makanan-makanan yang lebih sehat seperti menumis sayuran, memasak beras merah ataupun merebus kentang.

Cukupi kebutuhan air putih

Minum air putih juga sangat penting saat diet untuk menjaga metabolisme tubuh. Selain itu air putih juga mampu memberikan efek kenyang lebih lama saat kita meminumnya. Minumlah air putih 8-10 gelas sehari untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Perbanyak mengonsumsi buah dan sayur

Memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang berserat tinggi sangat baik saat baik saat diet. Kandungan serat yang terdapat pada buah dan sayur bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner. Selain itu kandungan vitamin dan mineral yang terdapat pada buah dan sayur juga sangat baik bagi tubuh. Konsumsilah minimal lima porsi buah dan sayur setiap hari dan variasikan agar mendapatkan lebiuh banyak manfaat.

Rajin berolahraga

Diet dapat berjalan maksimal jika kita mengkombinasikannya dengan olahraga. Melakukan aktivitas olahraga, selain membuat tubuh kita lebih sehat, juga akan membakar lemak-lemak jahat yang tertimbun dalam tubuh. Lakukan olahraga minimal 3-4 kali seminggu selama 60-90 menit untuk hasil yang maksimal. Jogging, lari atau bersepeda bisa menjadi pilihan yang baik untuk membakar lemak tubuh.

Menjaga tubuh dari obesitas dengan cara melakukan diet yang benar selain akan membuat tubuh kita sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit, juga akan membuat kita tampil lebih percaya diri dengan berat badan yang ideal. Selain rajin berolahraga, yang paling penting dari diet adalah memperhatikan asupan makanan yang kita konsumsi.  Pilihlah makanan yang banyak mengandung serat dan minim lemak. Eat well, life well.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Tips Menurunkan Berat Badan Secara Alami

8 Tips Menurunkan Berat Badan Secara Alami

BMI Chart

Body Mass Index (BMI) sebagai Indikator Berat Badan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *